Hanya berselang sekitar 2 minggu saja saat 2 browser yang tengah saling bersaing berkejaran menjadi yang paling canggih ketika meluncurkan versi terkini masing-masing: Opera 9.5 dan Firefox 3.0 pada mid Juni. Keduanya tentu sama-sama berharap dapat menggaet kalangan pengguna Internet sedunia untuk menggunakannya dan meningkatkan jumlah penggunaan browser masing-masing. Dalam percaturan pasar penggunaan browser global seperti diketahui Microsoft IE-Explorer kokoh bercokol mendominansi dengan jumlah pengguna hingga hampir 80% ; jauh mengatasi Firefox : 14,61% serta Opera : 0.43%. Demikian menurut situs hitslink-dot-com yang dikelola Net Applications.
Firefox akhir minggu yl membanggakan bahwa dalam jangka waktu seminggu selepas lauching Firefox 3 telah di-download lebih dari 8juta pengakses. Sementara Opera 9.5 selain tetap mengedepankan tag-line “The Fastest Browser on Earth”, memang diakui menjadi salah satu browser pilihan yang selalu terdepan dalam penemuan pelopor inovasi teknologi Internet a.l: fitur tab browser, smart rendering, aplikasi bit-torrent yang terintegrasi dalam sistem dn-lo, disamping yang terkini yakni sistem pengamanan Internet yang terintegrasi untuk pencegahan jebakan masuk situs yang menanamkan kode malware didalamnya.
Lantas bagaimana komentar awal yang muncul seketika dari kalangan Analis IT dari portal global terkemuka menanggapi peluncuran Firefox & Opera 9.5 ? Tulisan analisa di situs Softpedia-dot-com dengan gamblang mengetengahkan : “ Opera 9.5 Final Is Here, Forget IE-8 and Firefox 3.0 !” Analis Softpedia dengan parameter pengujian standard Acid Test 3 yang menghasilkan nilai amat tinggi keandalan Opera 9.5 (skor 83 dari 100) jauh dibandingkan Firefox 3 (skor: 71) apalagi IE-Explorer 8 vers.beta 1 (skor: 20). Acid Test adalah pengujian kompatibilitas agar sesuai dengan standard web sedunia sesuai panduan W3C: World Wide Web Consortium.
Sementara kajian analis C|Net menyajikan temuan bahwa boleh jadi kini Opera harus menyerahkan gelar sebagai browser tercepat sedunia kepada Firefox 3, apabila menuruti rangkaian uji sejenis SunSpider JavaScript Test ! Apabila test diujikan dengan kondisi browser membuka sebanyak 15 alamat situs sekaligus maka Firefox menampilkan skor tercepat yakni 5500 microseconds, sementara Opera 9.5: 7280 ms. Namun Opera ternyata mengaplikasikan sistem pengelolaan memory terpakai yang lebih efisien dengan menyajikan data pemakaian sejumlah: 117 MB, sementara Firefox sekitar 127 MB RAM.
Yang masih patut ditunggu adalah kajian atas keamanan berjalannya aplikasi browser oleh analis keamanan IT dari Symantec; yang untuk hasil pengujian tahun 2007 bahwa Opera (versi 9.27) menunjukkan browser yang memiliki tingkat keamanan yang paling dapat diandalkan berhubung hanya terdapat kondisi : 12 security vulnerabilities. Bandingkan dengan IE-Explorer yang terdeteksi memiliki total tingkatan kerawanan keamanan : 57 kasus dalam jangka waktu yang sama yakni separuh tahun 2007 yl.
Dalam sajian C|Net menutup tulisan kajian dengan mengingatkan bahwa bagaimana pun dalam menetapkan pilihan browser yang lebih unggul diantara keduanya : apakah Opera 9.5 atau Firefox 3, pada akhirnya akan bergantung kepada kebiasaan : browsing style serta selera pribadi masing-masing: personal preference; hingga sedemikian susah berpaling ke yang lain ?
Yang jelas baik browser Opera maupun Firefox diantara pengguna setia situs surveyware-dot-com di AS ---boleh jadi dari kalangan orang yang lebih mengerti akan perkembangan dunia IT terkini--- keduanya dinilai jauh memiliki keunggulan dibanding dengan browser Microsoft IE-Explorer.
Halaman survey yang menyajikan hasil survey bertopik “Which is the best browser” menunjukkan urutan 4 besar adalah:
-1- Firefox (63.22%)
-2- Opera (18.78)
-3- Safari (10.32%)
-4- Explorer (7.68%)
dQ.taruna@gmail.com
No comments:
Post a Comment